Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Profile

Perangkat Desa Tak Seindah Namanya ……!!

24
×

Perangkat Desa Tak Seindah Namanya ……!!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Serang, 9 April 2026

Perangkat desa merupakan ujung tombak pemerintahan dan pembangunan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, berperan penting dalam kesuksesan program pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga pelayanan dasar di masyarakat. Mereka memiliki fungsi krusial dalam administrasi, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup di tingkat paling bawah. Bahkan perades dituntut untuk menjadi sempurna sebagai :

Example 300x600
  1. Penyelenggara Pelayanan Publik: yang  bertugas memberikan pelayanan langsung kepada warga, yang seringkali menjadi cerminan keberhasilan tata kelola pemerintahan.
  2. Penggerak Pembangunan: perangkat desa adalah motor utama yang menggerakkan pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, memahami kebutuhan riil di lapangan.
  3. Perpanjangan Tangan Pemerintah:Mereka berfungsi sebagai jembatan informasi dan kebijakan antara pemerintah pusat/daerah dengan masyarakat desa.
  4. Struktur Profesional:Perangkat desa bekerja di bawah kepala desa dengan struktur yang teratur untuk mengelola anggaran dan kegiatan.

Disisi lain perangkat desa dituntut untuk selalu profesional, terbuka, dan transparan dalam pengelolaan desa

Tetapi hal ini kemudian berbanding terbalik antara tugas dan kehidupan perangkat desa. Ungkapan”perangkat desa tak seindah hidupnya” mencerminkan dilema nyata yang dihadapi banyak perangkat desa di Indonesia khusunya di Kabupaten Serang. Meskipun menjadi ujung tombak pemerintahan desa, keseharian mereka seringkali diwarnai ketidakpastian status, beban kerja berat, dan tekanan politis.

Ada beberapa aspek yang mendasari ungkapan tersebut:

  1. Ketidakpastian Status Kepegawaian:Perangkat desa belum dipandang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga status kepegawaian mereka dinilai masih belum jelas.
  2. Penghasilan Rendah dan Ketidakpastian Masa Depan:Penghasilan tetap senilai 2.5 jt, yang dinilai tidak sebanding dengan beban kerja. Kondisi ini menyebabkan tren perangkat desa menjalani tren profesi ganda untuk menutupi kebutuhan hidup.
  3. Beban Kerja Tinggi dan Kompleks:Perangkat desa dituntut mengelola sistem administrasi, keuangan, dan aset desa, bahkan menjadi operator sistem aplikasi pemerintahan desa.
  4. Tekanan Politis dan Keamanan Jabatan:Sering terjadi pergantian perangkat desa akibat ketidaksejalan dengan kepala desa yang baru. Apalagi diperparah dengan kebiasaan ganti kepala desa ganti perangkat desa.

Lalu bagaimana agar perangkat desa dapat memperbaiki kehidupannya seiring dengan kewajiban atas tugas dan fungsinya ?

Perlu energi dan komitmen kuat dimulai dari Pemerintah pusat hingga daerah dan tentunya ini melibatkan kombinasi antara perbaikan penghasilan tetap, penguatan potensi ekonomi desa, dan peningkatan kompetensi. Lalu siapa yang harus memulai.?

Pemerintah pusat hingga daerah harus hadir dan melakukan upaya perbaikin sistem yang ada melalui regulasi yang seimbang, adil dan berkelanjutan. Disisi lain perlu adanya upaya baik secara politis dan birokrasi oleh organisasi ataupun persatuan perangkat desa.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *